GEMAK: Pak Jokowi, Ganti Menteri Perhubungan!

Jakarta, Klikanggaran.com (25/8/2017) – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Tonny Budiono, membuat banyak pihak terkesima. Lagi dan lagi, kepercayaan publik terluka, kali ini oleh OTT yang dilakukan sejak Rabu malam, 23 Agustus 2017 hingga Kamis sore, 24 Agustus 2017.

(Baca juga: OTT KPK dan Gurita Korupsi di Kemenhub)

(Baca juga: CBA 413 M Lebih Uang Negara Terancam Hilang, Saatnya Budi Karya Undur Diri)

Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMAK), menyayangkan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), yang diharapkan mampu meningkatkan upaya pemberantasan korupsi. Kebijakan yang harus diambil pemerintahan hari ini menurut GEMAK yaitu, melakukan pembangunan moral dan mentalitas bangsa, pembangunan sistem kehidupan bangsa, pembersihan aparat penegak hukum, serta pelibatan segenap komponen bangsa dalam memerangi korupsi.

“Pembangunan moral dan mentalitas bangsa seperti gagasan revolusi mental, itu nyambung karena banyak moral kita sudah tidak karu-karuan, dan mental pejabat yang korup. Seperti apa yang kita lihat hari ini, kasus OTT Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, menjadi sebuah kasus yang sangat mengagetkan banyak pihak, dan bukti bobroknya kinerja menterinya Jokowi,” tutur Koordinator Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMAK), M. Ali.

Mewakili GEMAK khususnya, dan masyarakat Indonesia secara luas, Ali dengan tegas meminta kepada Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, untuk segera mengganti Menteri Perhubungan yang baru, yang lebih tegas dan berani untuk melakukan bersih-bersih di institusi tersebut.

“Jangan sampai proyek-proyek strategis nasional yang dijalankan Kemenhub malah dijadikan ajang bancakan oknum-oknum tidak bertanggungjawab, karena menterinya tidak profesional dan tidak berani melakukan bersih-bersih,” pungkas Ali di Jakarta, Jumat (25/8/2017)

Korupsi

More Articles

Iklan Klikanggaran