• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (13-04-2018) - Pada akhirnya Majelis Hakim pada pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan masing-masing vonis 1,5 tahun kepada  Inspektur Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Sugito, dan Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan Inspektorat Kemendes, Jarot Budi.

Tapi sayang seribu kali sayang, kasus suap menyuap antara Kemendes dengan BPK belum semuanya terungkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, KPK sudah pernah memanggil 5 orang pejabat Kemendes yang salah satunya adalah Taufik Madjid, yang waktu itu sebagai pelaksana tugas Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD).

Ketika Taufik Madjid diperiksa oleh KPK lantaran ingin mengetahui perihal uang suap kepada pejabat di BPK, seorang penyidik itu tidak salah, karena mempunyai naluri yang baik. Lalu, KPK memanggil seorang pelaksana tugas, Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) yang bernama Taufik Madjid.

Namun saat ini, yang namanya Taufik Madjid sudah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes PDTT.

Mungkin untuk Taufik Madjid, diasumsikan publik, setelah rekan sekantornya sudah divonis 1,5 tahun, merasa tidak panik lagi. Dan, sudah merasa nyaman karena kasus suap menyuap antara Kemendes dengan BPK dianggap sudah selesai.

Setelah ada vonis hukuman atas pejabat yang korupsi atas kasus suap menyuap di Kemendes dan BPK, sebaiknya KPK membuka kembali kasus tersebut, dan segera melakukan pemanggilan kepada orang-orang yang dulu pernah diperiksa seperti Taufik Madjid ini.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...