• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (29-07-2018) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuat road map BBM Satu Harga. Nantinya, 73 titik lembaga penyalur akan beroperasi pada 2018. Hingga kini telah beroperasi 10 lembaga penyalur dengan rincian 6 telah diresmikan dan 4 belum diresmikan.

Hadirnya lembaga penyalur BBM Satu Harga berupa SPBU Kompak di Kecamatan Wawonii Barat, Kabupaten Konawe Kepulauan ini, menjadi harapan baru masyarakat sekitar. Bagi Kalvin misalnya, kini dirinya tak perlu merasa was-was lagi kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di tengah jalan.

SPBU Kompak ini bagai semangat baru bagi masyarakat, di mana sebelumnya masyarakat harus bergantung dengan pedagang BBM eceran yang tak menentu harga dan ketersediannya. Untuk memperoleh satu liter BBM (Premium/Pertalite), masyarakat harus membayar sebesar Rp10.000.

Meskipun masyarakat membayar BBM dengan lebih mahal daripada harga semestinya, itu pun tidak menjamin ketersediannya selalu ada ketika dibutuhkan. Hal itu disebabkan pedagang eceran BBM di Pulau Wawonii masih bergantung pada stok BBM dari Kendari, ditambah akses transportasi yang harus berganti-ganti.

"Sebelum peresmian lembaga penyalur ini, kami mendapat BBM dari pedagang eceran. Dulu sering sekali terjadi susah mendapat bensin, kami harap dengan adanya lembaga penyalur ini dapat membantu kami masyarakat," ujar Kalvin, seperti dilansir pada laman resmi ESDM.

Kabupaten Konawe Kepulauan seluas 1.514 km2, yang terbagi dalam 7 kecamatan ini, dihuni sekitar 29.164 jiwa. Dan, harus bergantung pada pedagang eceran untuk memenuhi kebutuhan BBM. Pemerintah melalui program BBM Satu Harga berusaha hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

"Harapan kami ke depannya, tidak hanya di titik ini saja dibangun lembaga penyalur. Pulau ini cukup luas, sebaiknya segera dibangun lembaga-lembaga penyalur lainnya. Itu akan memudahkan masyarakat Konawe Kepulauan untuk beraktivitas," imbuh Kalvin.

Sementara itu, Cecep Trisnajayadi selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Kepulauan menyampaikan kebahagiaan warga Wawonii Barat akan hadirnya BBM Satu Harga ini.

"Warga menyambut baik berdirinya SPBU di sini, sehingga masyarakat dapat menikmati BBM Premium sama dengan di wilayah lain, dengan harga Rp6.450/liter dan Solar seharga Rp5.150/liter. Kini masyarakat bisa mengurangi spekulasi kenaikan harga dan kelangkaan BBM di Kabupaten Konawe Kepulauan," ungkap Cecep.

Dia berharap, adanya SPBU Kompak ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Konawe Kepulauan.

"Harga BBM di sini sebelumnya jauh lebih tinggi dari harga yang ditetapkan Pemerintah. Sebelumnya masyarakat membeli bensin eceran rata-rata seharga Rp10.000. Ini adalah bentuk kemerdekaan masyarakat Konawe Kepulauan dari belenggu harga BBM yang tinggi," tandasnya.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...