• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (12-5-2018) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan keputusannya mengenai pengelolaan 4 Wilayah Kerja (WK) Migas, yakni WK Jambi Merang, WK Raja/Pendopo, dan WK Seram-Non Bula, setta WK Bula yang kontrak kerja samanya akan berakhir di tahun 2019 mendatang. 

4 WK Migas tersebut masih sangat potensial, mengingat 1 di antaranya memiliki tingkat produksi minyak yang cukup besar, yakni WK Jambi Merang dengan produksi minyak mencapai 3.706 barel per hari di tahun 2017. Sedangkan 3 lainnya dapat memproduksi minyak hingga 2.000 barel per hari.

Kementerian ESDM berencana, 2 dari 4 WK tersebut nantinya akan diberikan penugasan penuh kepada PT Pertamina untuk dikelola melalui perusahaan afiliasinya. 2 WK tersebut yakni WK Jambi Merang dengan produksi minyak terbesar dan WK Raja/Pendopo.

Untuk 2 WK lainnya, Kementerian ESDM nantinya akan menetapkan pengelolaan secara Kontrak Eksisting, yaitu untuk WK Seram Non Bula dan WK Bula. Di mana Pertamina sendiri juga tidak mengajukan permohonan untuk pengelolaan 2 WK tersebut.

Sedangkan untuk jangka waktu kontrak 4 WK tersebut, akan ditetapkan selama 20 tahun menggunakan Kontrak Bagi Hasil Migas skema Gross Split. Dengan 4 WK ini, maka kontrak migas skema gross split akan menjadi 20 kontrak.

Dengan adanya tambahan 4 WK migas tersebut, Pemerintah berharap agar produksi migas dapat terus ditingkatkan. Untuk diketahui, operator eksisting WK Seram Non Bula adalah Citic Seram Energy Ltd (akhir kontrak 31 Oktober 2019) dan WK Bula adalah Kalrez Petroleum (Seram) Ltd (akhir kontrak 31 Oktober 2019).

Sedangkan operator eksisting WK Raja/Pendopo adalah Joint Operating Body (JOB) Pertamina-Golden Spike Energy Indonesia Ltd. (akhir kontrak 5 Juli 2019), dan WK Jambi Merang adalah JOB Pertamina-Talisman Jambi Merang (akhir kontrak 9 Februari 2019) yang pasca keputusan ini nantinya akan dikelola penuh oleh Pertamina saat kontraknya berakhir.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...