Gak Salah? Alexander Lay Diangkat Jadi Komisaris Pertamina, Bukannya Stafsus Mensesneg?

Jakarta, Klikanggaran.com (13/9/2017) - Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman, menyesalkan pengangkatan Komisaris Pertamina yakni Alexander Lay, yang diduga masih Staf Khusus (Stafsus) Mensesneg.

Ia mengaku sangat kecewa dengan penambahan anggota komisaris Pertamina, di saat tekanan laba perusahaan akibat pemerintah tidak membolehkan Pertamina menaikkan harga BBM tertentu disubsidi tetap dan BBM penugasan di saat harga minyak mentah naik terus.

"Kalaupun anggota komisaris ditambah, seharusnya person yang bisa membuktikan, memperbaiki, dan berkontribusi bagi kinerja Pertamina, bukan person yang menjadi tambahan beban Pertamina alias bakortiba (baca koran tapi dapat gaji buta)," kata Yusri Usman dalam pesan singkatnya di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Menurutnya, publik akan membaca, Pertamina ini menjadi wadah kepentingan politik penguasa daripada ditugaskan melayani kepentingan masyarakat dan berkontribusi bagi negara. Bahkan sepertinya, BUMN semakin tak berdaya atas intervensi dari pusat kekuasaan, terkesan Pertamina akan dikerdilkan terus.

Yang diherankan publik adalah, ternyata pemerintah bukannya memberikan solusi kepada Pertamina, tetapi lebih terkesan memberikan beban saja.

"Tak salah jika pada akhirnya publik memberikan stigma negatif kepada Pemerintahan Jokowi, bahwa ke depan PT Pertamina (persero) tetap akan menjadi sasaran bancakan banyak pihak," tutupnya.

Berikut Surat Undangan yang diduga ada penambahan anggota komisaris Pertamina.

 

 

Kebijakan

More Articles

Rumah Dijual 

Jakarta, Klikanggaran.com (19/9/2017) - Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan, mengatakan akan menyuarakan dan mendukung...