• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (21-09-2018) - Kementerian ESDM telah melahirkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10% (Sepuluh Persen) pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi, di mana Pemerintah Daerah akan mendapatkan pembagian saham sebanyak 10%.

Hal tersebut dimaksudkan untuk mendorong kejayaan industri minyak dan gas (migas) tanah air agar mencapai puncak produksi migas tertinggi dan juga meningkatkan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Harapannya, masyarakat daerah potensi migas akan menikmati hasil yang lebih nyata. Terlebih, investasi 10% partisipasi daerah tersebut dapat ditanggung oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

Meski kebijakan yang diterapkan oleh Kemen ESDM ini telah memprioritaskan kepentingan masyarakat, ada hal yang patut menjadi perhatian. Yakni terkait penerimaan dari hasil migas daerah yang masuk ke kas Pemerintah Daerah.

Bila pemasukan daerah atas potensi migas yang ada menjadi tambahan pendapatan daerah, namun tambahan anggaran tersebut tidak dialokasikan untuk kepentingan masyarakat daerah tersebut, ini yang akan menjadi masalah.

Oleh sebab itu, publik berharap adanya tambahan atas potensi daerah migas yang ada benar-benar tersalurkan pada program yang dapat langsung dirasakan masyarakat. Bukan justru menjadi bancakan bagi para pejabat daerahnya.

Agar lagi-lagi, niat baik dari kebijakan yang ada untuk memperbesar pendapatan daerah dapat sejalan dengan pemerataan dan kebangkitan perekonomian masyarakat daerah potensi migas, bukan hanya menggenduti dan mengenyangkan pejabat daerah semata.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...