• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

MuaraEnim

  • Kodim 0404 Muara Enim Bedah Rumah Warga

    Muara Enim, Klikanggaran.com (6/1/2017) - Kodim 0404 Muara Enim melalui Koramil 404-07 Kecamatan Muara Enim kembali melakukan program bedah rumah. Kali ini di Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim, sekaligus melakukan peletakan batu pertama di kediaman warga Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Saparudin (50) yang mendapatkan Program Bedah Rumah dari Kodim 404 Muara Enim, Kamis (05/01/2017).

    Program ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dari para anggota prajurit TNI khususnya di wilayah Kabupaten Muara Enim, yang disisihkan dari gaji para anggota prajurit TNI, untuk melakukan Program Bedah Rumah.

    Dandim 0404 Muara Enim melalui Pasi Intel Kapten inf. Zainuri menyampaikan, bedah rumah ini merupakan bedah rumah yang ke 13, dan saat ini sudah 10 rumah yang teralisasi. 1 rumah belum dilakukan peresmian, dan 2 di antarannya dalam proses, termasuk yang sekarang sedang dilaksanakan peletakan batu pertama. Dari 13 baik yang terealisasi maupun yang masih dalam peroses, tersebar di wilayah Kodim 0404 Muara Enim yaitu meliputi Kabupaten Muara Enim, PALI, dan Kota Prabumulih.

    "Kegiatan bedah rumah yang dilaksanakan oleh Kodim 0404 Muara Enim ini merupakan wujud sumbangsi dari seluruh anggota prajurit TNI maupun Pegawai Kodim, yang disisihkan dari setiap persen gaji per bulannya, dalam tiga bulan minimal ada satu unit rumah yang dibedah," papar Zainuri.

    Sementara itu, Camat Muara Enim melalui Kasih Trantib Kecamatan Muara Enim menyampaikan pada awak media, "Kami dari pihak Kecamatan Muara Enim mengucapkan terima kasih kepada anggota Kodim 0404 Muara Enim, yang telah membantu bedah rumah warga kami. Semoga niat baik ini mendapat pahala dari Allah Swt," tuturnya.

    Saparudin (50), salah satu warga Muara Lawai yang mendapatkan bedah rumah dari Kodim 0404 Muara Enim, saat diwawancarai awak media di kediamannya merasa senang sekali.

    "Kami sekeluarga besar mengucapkan terimah kasih banyak kepada prajurit TNI Kodim 0404 Muara Enim yang telah melakukan bedah rumah saya. Tanpa bantuan dari Kodim 0404 Muara Enim rasanya sulit bagi saya untuk membangun rumah ini. Selanjutnya, kendala saya selama ini adalah penerangan, karena selama ini saya tidak mempunyai penerangan, cuma pakai lampu lilin," ucapnya lirih.

    Untuk pekerjaan sehari-hari saya, sebelumnya sebagai P3N Kabupaten Muara Enim. Sekarang saya menjadi guru ngaji anak-anak TPA di masjid Al-Hikma Muara Lawai. Saya bekerja setiap jam 3 sore, dan untuk gaji ada intensif dari pemerintah daerah. Dalam satu tahun enam bulan sekali digaji, yaitu sebesar Rp. 1.200.000," katanya lagi.

     

  • Masjid Agung Muara Enim Ditarget Rampung Awal Rhamadan

    Muara Enim, Klikanggaran.com (21/1/2017) - Masjid Agung Muara Enim yang terletak di Jl. Kemayoran, Kelurahan Pasar I, Kota Muara Enim, masih dalam masa pengerjaan. Hasil pantauan di lapangan, pengerjaan renovasi Masjid Agung yang bersumber lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Bukit Asam Persero (Tbk) Tanjung Enim itu baru sekitar 50 persen.

    Diperkirakan, realisasi penyelesaian renovasi Masjid Agung Muara Enim ini akan terlaksana awal bulan Ramadhan tahun ini. Hal itu dikatakan oleh Tim CSR dan PHO PTBA, Ali Posan, pada awak media, Jumat (20/01/2017).

    "Insya Allah saat bulan Ramadhan tahun ini, sekitar bulan Mei 2017, umat muslim Kota Muara Enim dan sekitarnya sudah dapat melakukan aktivitas keagamaan di Masjid Agung Muara Enim," ujar Ali.

    Ali juga mengatakan, perpustakaan, rumah jaga, dan sarana pendukung lainnya juga akan dibangun di lingkungan sekitar Masjid Agung Muara Enim, yang mudah-mudahan akan menjadi salah satu masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Muara Enim.

    "Untuk kontrak pekerjaan memang akan berakhir bulan Juli, namun target kami bulan Mei telah terealisasi," jelas Ali.

    Sementara itu, pengawas lapangan, Rudi, membenarkan jika pihaknya di lapangan akan menggenjot pekerjaan renovasi Masjid Agung Kota Muara Enim, sehingga dapat dipergunakan oleh masyarakat sesuai dengan waktu yang ditargetkan.

    "Memang, kontrak kerja kita sampai bulan Juli. Tapi, kami di lapangan akan mempercepat pembangunan agar nantinya bisa cepat digunakan," ujar Rudi.

     

  • Tolak Calon dari Luar Partai, Puluhan Kader Golkar Lakukan Demonstrasi

    Muara Enim, Klikanggaran.com (12/09/17) - Puluhan kader dan organisasi sayap partai serta pengurus harian DPD Partai Golkar Kabupaten Muara Enim melakukan aksi demonstasi, dengan melakukan bakar ban. Aksi yang bertujuan untuk menolak calon di luar rekomendasi DPD Golkar Kabupaten Muara Enim ini berlangsung di halaman kantor DPD Golkar Kabupaten Muara Enim, Selasa (12/09/2017).

    "Dengan tegas kami menolak dan menentang keras jika DPD Partai Sumsel ataupun DPP Golkar memaksakan kehendak mengusung Calon Bupati (Cabup) Muara Enim berasal dari non kader dan tidak direkomendasikan dari DPD Golkar Kabupaten Muara Enim pada penjaringan Balon Bupati dan Balon Wakil Bupati untuk Pilkada Kabupaten Muara Enim tahun 2018 yang akan datang," kata Dani Efendi, Sekretaris DPD Partai Golkar Muara Enim, didampingi Nurul Hudi, S.H., Wakil Ketua bidang Komunikasi dan opini publik, kepada wartawan usai aksi.

    Menurut dia, cara yang dimainkan oleh seorang birokrat yang ambisius ingin menjadi penguasa di Muara Enim, telah tercium pengurus organisasi sayap maupun pengurus harian. DPD Partai Golkar Muara Enim telah mendapatkan bocoran yang cukup akurat bahwa DPD Partai Golkar Sumsel maupun DPP Partai Golkar akan memaksakan kehendak mengusung Cabup Muara Enim berasal dari non kader.

    Ironisnya, Cabup yang akan diusung itu tidak termasuk dalam 8 nama Cabup hasil penjaringan tim Pilkada DPD Partai Golkar Muara Enim yang direkomendasikan ke DPD Partai Golkar Sumsel.

    “Bocoran yang kami dapatkan cukup akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Ketua dan Sekretaris AMPG Muara Enim, Adi Zulistian, S.H. dan Ahmad Solihin, serta para pengurus harian DPD Partai Golkar maupun pengurus organisasi sayap lainnya, di gedung Golkar Muara Enim.

    Jika DPD Partai Golkar Sumsel maupun DPP Partai Golkar tetap memaksakan kehendaknya mengusung Cabup Muara Enim dari non kader, artinya, mereka memancing keributan kader Golkar Muara Enim. Tentunya, gelombang penolakan akan terus terjadi.

    Menurut mereka, langkah DPD Partai Golkar Sumsel yang akan mengusung Cabup Muara Enim berasal dari non kader jelas-jelas bertentangan dengan mekanisme dan juklak DPP Partai Golkar. Karena nama Cabup yang akan diusung itu selain non kader, jelas-jelas tidak termasuk dalam nama-nama Cabup yang direkomendasikan Tim Pilkada DPD Partai Golkar Muara Enim ke DPD Partai Golkar Sumsel.

    “Tentu muncul pertanyaan besar bagi kami selaku kader, ada apa dengan DPD Partai Golkar Sumsel yang begitu berani dan berambisi mengusung Cabup yang namanya tidak termasuk dalam nama-nama Cabup yang direkomendasikan itu?” tanya mereka dengan nada berapi-api.

    Jika alasannya berdasarkan hasil survei, sampai hari ini (kemarin-Red), lanjut mereka, DPD Partai Golkar Muara Enim belum mendapatkan hasil survei tersebut. Atas informasi inilah, pada hari ini para kader, pengurus organisasi sayap, maupun pengurus harian DPD Partai Golkar Muara Enim melakukan aksi serta melayangkan surat resmi ditujukan langsung kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar di Jakarta.

    “Surat itu berisikan pernyataan sikap menolak keras Cabup non kader dan menolak keras Cabup Muara Enim yang akan diusung di luar dari nama-nama Cabup yang direkomendasikan ke DPD Partai Golkar Sumsel. Surat pernyataannya tengah kita persiapkan,” tegas mereka.

    Mereka menegaskan, jika DPD Golkar Provinsi sumsel maupun DPP memaksakan diri mengusung calon di luar yang direkomendasi tim penjaringan, mereka pastikan mesin partai akan dimatikan secara total dan tidak akan ada yang bekerja untuk pemenangan calon yang akan diusung partai Golkar Sumsel. Kader Golkar Muara Enim akan dialihkan kepada calon lain, jika DPD Golkar Sumsel dan DPP Golkar sudah buta dan tuli dengan tidak mendengar aspirasi dari bawah.

    “Selain itu, para kader Golkar Muara Enim juga menentang keras adanya pihak-pihak tertentu yang berupaya mengobok-obok partai Golkar Muara Enim untuk kepentingan politiknya. Kami tidak mau dijadikan tumbal kepentingan seseorang,” tegas mereka.