• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Palembang, Klikanggaran.com (15-07-2018) - Salah satu cara untuk mencicipi manisnya kue APBD yakni melalui pengajuan proposal dengan modus melaksanakan rencana program kegiatan sosial. Namun, pada aplikasinya terkadang tidak sesuai dengan yang ada dalam permohonan proposal hibah itu sendiri. Tidak hanya itu, pemohon pengajuan proposal biasanya melakukan mark-up sejumlah rencana kegiatan agar uang hibah yang disetujui lebih besar. Seperti halnya yang dilakukan LSM WPI di Sumatera Selatan.

LSM WPI terdaftar pada Badan Kesbangpol dan Linmas Provinsi Sumatera Selatan sejak tahun 2013 sesuai SKT Nomor 220/03/Ban.Kesbangpol/2013.

Berdasarkan dokumen permohonan bantuan dana hibah yang disampaikan oleh LSM WPI Nomor 034/LSM-WPI/SS/XII/2012 pada tanggal 10 November 2012, diketahui bahwa LSM WPI mengajukan bantuan dana hibah TA 2013 kepada Pemprov Sumsel sebesar Rp830.000.000, dengan rincian proposal kegiatan sebagai berikut :

1) Penyemprotan nyamuk Rp80.000.000

2) Pembagian sembako gratis Rp130.000.000

3) Jalan Santai Rp85.000.000

4) Seminar Kekerasan Terhadap Anak Rp150.000.000

5) Buka puasa bersama anak yatim Rp85.000.000

6) Pembelian Kijang Innova tipe G Rp300.000.000

Jumlah Rp830.000.000.

Pemprov Sumsel menyetuji pemberian dana hibah melalui NPHD Nomor 062/BAN.KBP/III/2013 tanggal 11 Maret 2013 sebesar Rp75.000.000. Bantuan tersebut telah dibayar lunas sesuai dengan SP2D Nomor: 01237/SP2D/1.20.05.02/2013 tanggal 28 Maret 2013 melalui Bank Sumselbabel Cabang Palembang Atmo dengan rekening nomor 150-09-33879.

Namun, berdasarkan bukti laporan pertanggungjawaban yang disampaikan oleh LSM WPI kepada Badan Kesbangpol dan Linmas Pemprov Sumsel Nomor 038/WPI/SS/VII/2013 tanggal 17 Juni 2013, bantuan dana hibah yang diterima oleh LSM WPI digunakan untuk kegiatan pembagian sembako di wilayah Kecamatan Talang Kelapa pada tanggal 10 April 2013 dengan biaya hanya sebesar Rp53.671.900. Yang mengejutkan publik, ternyata pembagian sembako tersebut diketahui dilaksanakan pada acara deklarasi Ormas GL.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...