• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (02-11-2018) - Pada belanja modal Lembaga Sandi Negara atau Lemsaneg ditemukan tiga kegiatan atas belanja modal dan bangunan terjadi kekurangan volume mencapai Rp 1,61 miliar.

"Sungguh tidak habis pikir dengan nilai kekurangannya. Lalu, bagaimana kondisi tiga pekerjaan tersebut, sudah selesaikah sampai 100 persen?" Mungkin begitu pertanyaan publik saat ini.

Dari dokumen yang dimiliki Klikanggaran.com diketahui, tiga pekerjaan tersebut adalah sebagai berikut :

1. Paket Pekerjaan Gedung PDK Tahap II dengan anggaran sebesar Rp146.000.000.000 dan direalisasikan sebesar Rp145.360.000.000

2. Pembangunan Infrastruktur SAJ dengan anggaran sebesar Rp96.000.000.000 dan direalisasikan sebesar Rp91.000.000.000

3. Pengadaan Pekerjaan Kawasan dan Pembangunan Infrastruktur Fisik PA dengan anggaran sebesar Rp38.000.000.000 dan direalisasikan sebesar Rp37.907.363.000

Jadi total anggarannya sebesar Rp280.000.000.000 dan total yang direalisasikan sebesar Rp274.267.363.000.

Setelah dilakukan evaluasi dari ketiga kegiatan tersebut menunjukkan ada kekurangan volume fisik pekerjaan sebesar Rp1.610.808.903. Dengan demikian, terdapat kelebihan pembayaran atas kegiatan belanja modal gedung dan bangunan berupa kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp 1,61 miliar.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...