• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (07/12/2017) – Diketahui, ada dana hibah yang digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan Tahun Anggaran (TA) 2016 senilai Rp 531 miliar untuk lembaga kemasyarakatan.

Dana tersebut diberikan kepada beberapa lembaga, di antaranya yang memperoleh anggaran terbesar adalah program sekolah gratis yang nilainya mencapai Rp 312 miliar.

Namun, sayangnya anggaran miliaran rupiah ini dinilai oleh Koordinator Investigasi Kaki Publik, Wahyudin, sangat menguras sebagian besar dari total realisasi anggaran dana bantuan hibah di tahun 2016.

Menurutnya, besaran anggaran yang diberikan untuk program sekolah gratis tersebut, tidaklah berbanding lurus dengan kualitas pendidikan masyarakat Sumsel.

Wahyudin menjelaskan, hal tersebut bisa dilihat dari tingkat partisipasi masyarakat Sumsel dalam pendidikan (sekolah).

"Dari data Neraca Pendidikan Daerah tahun 2016 Pemprov Sumsel menunjukkan pada tingkat Sekolah Dasar (SD) terdapat  8,4 persen siswa yang tidak sekolah. Lalu, untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama mencapai 24 persen, dan yang menggetirkan lagi jumlah siswa tidak sekolah untuk Sekolah Menengah Atas mencapai 40 persen," tutur Wahyudin kepada Klikanggaran.com di Jakarta, Rabu (06/12/2017).

Maka, lanjut Wahyudin, dengan porsi anggaran yang besar seharusnya mampu mendorong tingkat partisipasi pendidikan masyarakat Sumsel. Namun kenyataannya, sangat berbanding terbalik.

"Guna memenuhi amanah UUD 1945 dalam mencerdaskan anak bangsa, masalah tersebut menjadi PR bagi Pemprov Sumsel, khususnya kepada Alex Noerdin selaku Gubernur Sumatera Selatan,” tutupnya.

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...