• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (16-04-2018) - Masih di tahun 2016, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Direktorat Kesehatan Lingkungan melakukan kerja sama terhadap pihak swasta. Yaitu PT FM, untuk Pengadaan Klinik Sanitarian dengan komponen barang berupa anemometer.

Dari data yang dimiliki Klikanggaran.com diketahui, kerja sama yang dilakukan oleh PT FM itu bernilai Rp1.767.340.815.

Disebutkan, pekerjaan barang yang dilakukan itu telah melampaui masa kontrak atau mengalami keterlambatan. Dimana seharusnya pekerjaan itu dapat diterima tanggal 31 Desember 2016, namun ternyata baru dapat diterima oleh kantor Dinas Kesehatan pada tanggal 13 Januari 2017.

Sesuai dengan kondisi di atas, mestinya PT FM dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp22.975.430. Namun, hal itu lagi-lagi tidak langsung digubris oleh pihak yang memberi kuasa. Atas fakta yang tersedia, publik menilai bahwa Kemenkes beserta perangkat kerjanya tidak tegas dan tidak bijak dalam mengurusi pekerjaannya.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...