• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (18-03-2018) – Pahlawan tanpa tanda jasa untuk guru pendidikan, apakah masih benar-benar ada?

Pasalnya, tunjangan guru dan dosen kerap dijadikan modus bisnis pendidikan. Dan, data Klikanggaran.com juga menyebutkan bahwa, terdapat masalah yaitu pemborosan dalam pembayaran atas tunjangan dosen dan kelebihan mengajar sebesar Rp538.177.520.

Sektor pendidikan yang semestinya menjadi harapan untuk menopang keberlangsungan bangsa, seringkali oleh oknum diselewengkan hanya untuk menjadi alat keuntungan pribadinya.

Adapun masalah tersebut terjadi pada pembayaran kepada dosen UNS yang sedang melaksanakan tugas belajar. Yaitu berupa honorarium kelebihan mengajar yang diberikan kepada 21 dosen dan dua staf pendidik sebesar Rp100.189.251. Kelebihan pembayaran atas tunjangan dosen pada UPNV Yogyakarta sebesar Rp30.480.750 atas nama SDAA. Dan, honorarium kelebihan jam mengajar di Unja bagi dosen tetap program studi kedokteran dan keperawatan pada FKIK, yang diketahui terdapat kelebihan pembayaran kelebihan jam mengajar sebesar Rp391.669.881.

Publik menyayangkan atas kebocoran anggaran yang terjad pada sektor pendidikan tersebut. Dan, mendesak Kemenristekdikti untuk memperbaiki kinerjanya sampai tataran bawah.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...