• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (05-02-2018) - Untuk diketahui, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2015, berdasarkan rekapitulasi stock persedian Alat Tulis Kantor (ATK), memiliki sisa persediaan sebesar Rp105.520.230,00 dari total 50 SKPD Pemkab Tulang Bawang.

Hai ini menunjukkan metode penganggaran Pemkab Tulang Bawang perlu dikaji ulang. Lantaran, anggaran yang berlebihan akhirnya tidak terserap secara maksimal, untuk ATK saja sudah tersisa sebesar itu. Belum lagi persediaan yang tersisa lainnya. Ini dinilai publik bukan sebuah prestasi menghemat anggaran, namun kegagalan dalam hal penganggaran SKPD Pemkab Tulang Bawang tahun 2015.

Kelebihan persediaan ATK mencapai Rp105.520.230,00 tersebut jika dialokasikan ke sektor lain tentu lebih efektif. Di antarannya yang butuh perhatian lebih adalah masalah IPM indeks pembangunan manusia yang tertinggal.

Koordinator Investivigasi Kaki Publik, Wahyudin, mengungkapkan bahwa penganggaran adalah salah satu aspek penting bagi keuangan daerah. Anggaran menjadi pedoman tindakan yang akan dilaksanakan pemerintah. Penyusunan anggaran didasarkan pada perencanaan yang sudah ditetapkan terlebih dahulu, mengenai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Selain itu, tambah Wahyudin, kebanyakan SKPD dalam menganggarkan menggunakan metode tahun kemarin menjadi acuan, bukan menggunakan azas program yang ditetapkan.

"SKPD Pemkab Tulang Bawang harus lebih jeli dan akuntable dalam hal penganggaran, karena penganggaran akan menentukan perilaku kinerja SKPD. Baik itu bersifat boros atau hemat, yang nantinya akan berdampak pada sektor lainnya dan keuangan daerah," ujar Wahyudin kepada Klikanggaran.com, Senin (05/02/2018).

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...