• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (14-02-2018) - Dari data yang didapatkan Klikanggaran.com pada tahun 2016 di Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terdapat pengadaan aset tetap yang diadakan secara asal atau tidak direncanakan dengan baik. Sehingga menimbulkan adanya pemborosan keuangan daerah sekian puluh miliar.

Sebagai provinsi yang memiliki visi pemerintahan "Jawa Barat Maju dan Sejahtera untuk Semua", ternyata pada prosesnya belum sejalan dengan pengadaan yang baik dan terencana.

Sebab, pengadaan yang tidak direncanakan tersebut  telah menimbulkan pemborosan keuangan daerah sebesar Rp11.895.658.000. Dan, pemborosan tersebut diketahui atas pengadaan PB PON XIX dan PERPARNAS XV.

Pada hasil cek fisik juga diketahui terdapat pengadaan barang-barang PON dan PEPARNAS yang tidak digunakan atau dimanfaatkan sesuai tujuan pengadaannya.

Pengadaan barang-barang PON dan PEPARNAS yang tidak dapat digunakan atau dimanfaatkan tersebut terdapat pada dua bidang, di antaranya :

1) Pengadaan Mesin Laminating pada Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi melebihi kebutuhan, mengakibatkan pemborosan sebesar Rp159.720.000.

2) Pengadaan Peralatan Timing System Cabor Atletik Bidang Pertandingan PON tidak dilaksanakan atas perencanaan yang memadai, mengakibatkan pemborosan sebesar Rp11.735.938.000.

Hal ini memperlihatkan sikap arogansi Pemprov Jabar terhadap pengeluaran anggaran negara. Apakah mentang-mentang uang yang didapat dari pajak rakyat, sikapnya jadi masa bodoh seperti itu?

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...