• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Bengkulu Utara, Klikanggaran.com (8/12/2017) – Dalam mencapai target penugasan pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM, PT Pertamina (Persero) terus menambah jumlah lembaga penyalur BBM satu harga dengan meresmikan pengoperasian empat SPBU di beberapa wilayah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terluar) pulau Sumatra, Kalimantan, dan Nusa Tenggara.

Keempat titik tersebut meliputi SPBU Kompak 26.38301 di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, SPBU kompak 16.253.121 di Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, SPBU Mini 65.77303 di Kecamatan Biduk Biduk, Kabupaten Berau, Provinsi, Kalimantan Utara, dan SPBU 54.85709 di Kecamatan Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dengan tambahan 4 titik tersebut, berarti telah terdapat 38 titik SPBU BBM Satu Harga dari 54 titik yang ditargetkan pada tahun 2017.

Peresmian keempat lembaga penyalur BBM Satu Harga oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, pada 8 Desember 2017 dipusatkan di SPBU Kompak 26.38301 di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Peresmian juga dihadiri oleh Direktur Utama Pertamina Massa Manik, Kepala BPH Migas, Fanshurullah Asa, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dan Bupati Bengkulu Utara, Mian.

Di depan wartawan, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan pihaknya selalu mendorong semua sumber daya alam yang pengelolaannya diamanahkan kepada Kementerian ESDM ini diusahakan untuk pemerataan dan pelayanan masyarakat yang lebih berkeadilan. Ia berharap agar semua pihak mendukung program ini.

“Kami akan membuat peraturan harga BBM sama sampai ke end-user atau pengguna langsung dan berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mendukung kebijakan ini,” ujar Ignasius.

Sementara itu, Dirut Pertamina, Elia Massa Manik, mengungkapkan, Pertamina secara konsisten terus mendukung program Nawacita Presiden RI terkait dengan ketahanan energi nasional melalui pengoperasian SPBU BBM Satu Harga di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil). Keberadaan SPBU di wilayah tersebut sangat vital bagi upaya pemerintah dalam mendongkrak perekonomian setempat.

"Pengoperasian SPBU Kompak di Enggano maupun wilayah 3T lainnya ini menjadi bukti nyata hadirnya Pertamina untuk memenuhi tugas negara dalam mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri," ungkap Massa Manik.

Pertamina memenuhi program pemerintah dengan pemberlakuan distribusi BBM Satu Harga di wilayah 3T sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016, perihal Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017. Program ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah untuk menggerakkan dan memeratakan perekonomian nasional, utamanya di wilayah 3T. 

Pengoperasian SPBU Kompak ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, dengan demikian mobilitas masyarakat akan semakin tinggi, namun lebih efisi. S sehingga diharapkan perekonomian juga bergerak lebih cepat.

Sebagaimana diketahui, di Enggano yang menggunakan BBM untuk transportasi darat, laut, dan usaha perikanan, sebelum beroperasinya SPBU BBM Satu Harga tersebut, masyarakat harus membeli Premium seharga Rp10.000,- per liter, sedangkan Solar sekitar Rp8.000,- per liter.

"Sinergi yang kuat dari semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan investor, sangat diperlukan dalam merealisasikan salah satu bagian dari Nawacita Presiden Jokowi dalam mewujudkan ketahanan energi hingga pelosok nusantara. Pertamina mengapresiasi peran serta semua pihak, termasuk investor. Sehingga pengoperasian SPBU di wilayah Enggano, Sipora Utara, Biduk-Biduk, dan Atambua, dapat direalisasikan hari ini," pungkas Massa Manik.

(Baca juga : Jelang HUT ke-60, Pertamina Gelar Khataman Al Quran)

(Baca juga : Proyek Gas JTB Beroperasi 2020, Anak Perusahaan Pertamina Tandatangani Ini)

(Baca juga : Pertamina Amankan Pasokan LPG 3 Kg Bersubsidi)

 

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...
loading...