• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (24/12/2017) – Pertamina siap mendukung pelaksanaan operasi lilin dengan meningkatkan pasokan BBM dan LPG masa Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Peningkatan pasokan ini difokuskan pada beberapa titik, yakni titik konsentrasi perayaan Natal, jalur wisata dan jalur lintas mudik.

“Fokusnya akan merata di seluruh Indonesia, karena perayaan Natal dan Tahun Baru bersamaan dengan liburan dan cuti bersama yang waktunya sangat panjang,” jelas Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2017 di Monas, Kamis (21/12/2017).

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus yakni titik perayaan Natal, di antaranya wilayah Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua. Sementara titik jalur wisata dan lintas mudik meliputi seluruh wilayah Indonesia, baik Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Guna mendukung kelancaran perayaan Natal dan libur Tahun Baru, Pertamina akan menambah pasokan BBM dan LPG nasional, dimana diproyeksikan Premium mengalami peningkatan konsumsi sebesar 2 persen dari pasokan normal 31.971 KL menjadi 32.610 KL. Sementara Pertalite diproyeksikan naik 12 persen dari 42..401 KL menjadi 47.430 KL, Pertamax naik 7 persen dari 16.000  menjadi 17.156 KL, Pertamax Turbo naik 15 persen dari 748 KL menjadi 864 KL. Untuk BBM jenis Gasoil, yakni Dexlite, diperkirakan naik 10 persen dari 1.154 menjadi 1.270, Pertamina Dex 12 persen dari 502 KL menjadi 562 KL. Proyeksi peningkatan Avtur yakni 11,5 persen dan LPG 4 persen, sementara Solar turun 6 persen.

Pertamina juga melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan pasokan dengan meningkatkan stok BBM, LPG, dan Avtur di TBBM, DPPU, dan depot LPG. Pertamina juga meningkatkan stok BBM di SPBU dan stok LPG di SPPBE (Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji), Agen, hingga Pangkalan LPG.  Ketiga, penambahan mobil tangki, agen/pangkalan siaga LPG, serta menyiagakan kantong SPBU, dan SPPBE di jalur wisata dan daerah rawan kemacetan.

Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan layanan khusus KiosK Pertamax, mobile dispenser unit, BBM kemasan di SPBU, dan motor/mobil pengantar kemasan BBM di beberapa titik yang rawan kemacetan dan jauh dari SPBU.

"Upaya-upaya yang kami lakukan ini demi kenyamanan dan ketenangan masyarakat menikmati masa libur Natal dan Tahun Baru," kata Adiatma.

Adiatma juga menyampaikan, tambahan pasokan tidak hanya di jalur distribusi di kota-kota besar, tetapi juga di SPBU dan lembaga penyalur yang menjadi penugasan dalam pendistribusian BBM Satu Harga.

“Kami berharap masyarakat tetap bisa mendapatkan BBM dengan harga sama di setiap lembaga penyalur, dan apabila masyarakat menemukan adanya penyelewengan harga di lembaga penyalur, bisa menyampaikan kepada Pertamina melalui Contact Pertamina 1 500 000,” tambahnya.

Untuk diketahui, Satgas Natal dan Tahun Baru Pertamina ini dimulai sejak tanggal 18 Desember lalu hingga 8 Januari 2018 mendatang, lebih panjang dari Operasi Lilin yang berakhir pada 2 Januari 2018. Tentu saja, dalam menjalankan tugasnya, Satgas Natal dan Tahun Baru Pertamina disinergikan dengan berbagai pihak. Yaitu dari Kementerian Perhubungan, POLRI, ESDM dan BPH Migas, Jasa Marga, Pemda, dan pihak terkait lainnya.

(Baca juga : Hadapi Natal & Tahun Baru, Pertamina Siapkan Layanan Extra di Jalur Ini)

(Baca juga : Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamax Turbo Siap Layani Masyarakat Parapat)

(Baca juga : Baru! Optimalkan Layanan Digital, Pertamina Gandeng GO-JEK)

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...
loading...