• Home
    • Terkini

      loading...
    • Terpopuler

      loading...
  • Peristiwa
    • Peristiwa Terkini

      loading...
  • Anggaran
    • Anggaran Terkini

      loading...
  • Kebijakan
    • Kebijakan Terkini

      loading...
  • Korupsi
    • Korupsi Terkini

      loading...
  • Opini
    • Opini Terkini

      loading...
  • Politik
  • Bisnis
    • Bisnis Terkini

      loading...

Jakarta, Klikanggaran.com (18-04-2018) - Tim verifikasi dampak lingkungan yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten / Kota, Dinas terkait, Pertamina, dan perwakilan masyarakat terus melakukan verifikasi pembersihan minyak Teluk Balikpapan.

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi sisa ceceran minyak di sejumlah wilayah terdampak.

Sampai dengan hari Selasa, 17 April 2018, hasil verifikasi dari 13 kelurahan di Kota Balikpapan, 8 Kelurahan telah dinyatakan 100% bersih dari tumpahan minyak. Sedangkan di Kabupaten Penajam Paser Utara, 3 Kelurahan telah dinyatakan 100% bersih dari tumpahan minyak. Dan, masih terdapat 17 kelurahan yang akan dilakukan proses pemantauan kebersihan.

Yudy Nugraha, Region Manager Communication & CSR Kalimantan PT Pertamina (Persero), menjelaskan bahwa tim verifikator melakukan verifikasi terhadap aspek yang perlu dilihat. Di antaranya penampakan minyak di perairan dan di darat, dan dampak minyak yang terdapat di lokasi yang dipantau

Selain itu juga melakukan penilaian terhadap kondisi kebersihan di area yang dipantau sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

“Tim verifikator memberikan penilaian berdasarkan kriteria persentase dengan jangkauan 0 sampai dengan 100%. Range 0 sampai dengan 25% artinya terdapat banyak minyak di perairan dan bibir pantai, dan terdapat banyak sisa minyak menempel pada dinding pemecah ombak dan mangrove. 76 sampai 100% artinya sudah tidak terlihat film dan sisa minyak di perairan dan bibir pantai, dan tidak ada minyak menempel pada dinding pemecah ombak dan mangrove,” jelas Yudy.

Yudy menambahkan, paralel dengan verifikasi visual, Pertamina dan pemerintah juga melaksanakan pengujian baku mutu air paska pembersihan. Ini dilakukan untuk mengetahui tercemar atau tidaknya air di wilayah tersebut, serta menentukan area yang masih perlu dilakukan pembersihan dan identifikasi peralatan yang dibutuhkan.

“Tim Verifikasi yang sudah turun dari 10 April akan terus berupaya mencapai target akhir dari kegiatan pembersihan ini. Yaitu mencapai prosentase kebersihan 100%. Setelah pembersihan dianggap selesai, kondisi kebersihan akan diverifikasi kembali dan untuk memastikan bahwa target tersebut sudah tercapai,” tutup Yudy.

Berita Terkini

loading...

Berita Terpopuler

loading...
loading...